JENEPONTO, SULSEL - Bupati Jeneponto, Paris Yasir secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-128 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1425 Jeneponto, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pembukaan yang berlangsung khidmat ini, bertempat di lapangan sepak bola Ba'bala, Kelurahan Togo-Togo, Kecamatan Batang, Jeneponto pada Rabu (22/4/2024).
Dalam kegiatan ini dihadiri langsung oleh Danrem 141 To'dopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, Bupati Jeneponto, Paris Yasir, Dandim 1425, Letkol Inf Abdul Thalib Tallasa dan seluruh jajarannya, unsur Forkopimda, Vertikal serta sejumlah Pimpinan OPD lingkup pemerintahan Kabupaten Jeneponto.
Upacara Pembukaan TMMD ini juga melibatkan pelajar tingkat SMA (sederjat) Satpol PP, Tagana, tokoh masyarakat, tokoh Agama dan Pemuda.
Kegiatan tersebut diawali dengan penghormatan pasukan dan pemeriksaan pasukan, selanjutnya penandatanganan naskah berita acara penyerahan proyek TMMD ke-128 TA. 2026 dari Pemerintah Kabupaten Jeneponto kepada Dandim 1425 Jeneponto.

Disusul penyematan tanda peserta dan penyerahan alat kerja oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir.
Bupati Jeneponto, Paris Yasir menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1425 Jeneponto atas terlaksananya program TMMD yang ke-128 Kodim.
"Kami pemerintah Kabupaten Jeneponto tentunya menyambut baik prorgam ini dan mengapresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1425 Jeneponto atas komitmen dan dedikasih dalam mendukung pembangunan daerah melalui program TMMD, " ungkap Bupati Paris Yasir bertindak selaku inspektur upacara.

Dikatkan, Paris Yasir, prorgam ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi kekuatan utama dalam membangun desa sebagai pondasi pembangunan nasional.
Dengan tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa" kata Paris, tentunya relevan untuk mempercepat kemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.
Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek. Namun juga berdampak besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong kemandirian desa.
Olehnya itu, Bupati berharap program TMMD ini terus berkelanjutan, bukan hanya satu hingga dua tahun saja agar manfaatnya bisa betul-betul dirasakan oleh masyarakat sekitar.
"Ijin jederal, kami berharap juga berharap kedapan ada program rumah tidak layak huni dan program pengetasan kemiskinan yang dapat kita kerjamasamakan bersama Kodim 1425 Jeneponto untuk mempercepat mengaklerasi penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Jeneponto, " harapnya.
Acara tersebut ditutup dengan penyerahan paket sembako kepada warga kurang mampu dan sekaligus melakukan peninjauan lokasi pelaksanaan kegiatan fisik.

Lokasi kegiatan TMMD ke-128 Kodim 1425 Jeneponto ini dipusatkan di Desa Arungkeke Pallantinkang, Kecamatan Arungkeke.
Adapun sasarannya, yakni. Multi program fisik dan non fisik yang menyentuh kebutuhan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan perekonomian desa.
Seperti, peningkatan jalan melalui rabat beton, peningkatan jalan tani, bantuan Rumah Tidak Layak Unit (RTLH) pengadaan sumur bor sebanyak 5 titik.
Untuk non fisik, seperti, penyuluhan perkebunan, penyuluhan pertanian, penyuluhan bela negara, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan posyandu dan penyuluhan posbakum serta penyuluhan stunting.
