JENEPONTO, SULSEL - Sejumlah Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jeneponto menolak keras aksi unjuk rasa secara sepihak di bawah kepemimpinan Gunawan Ari Suhud.
Sejumlah Kader HMI menilai bahwa aksi yang digelar oleh pimpinan HMI Cabang Jeneponto tersebut dengan mengatasnamakan HMI Cabang Jeneponto diduga tidak melalui kajian dan konsolidasi, baik di internal cabang maupun di tingkat komisariat sejajaran.
"Menyikapi situasi ini, kami segenap kader HMI Cabang Jeneponto secara kolektif menyampaikan desakan kepada Pengurus Besar (PB) HMI agar segera mengambil langkah tegas dan terukur dengan mengkaratekerkan HMI Cabang Jeneponto, " tegas salah satu Kader HMI, Alif Riadi.
Hal ini, ex. Pengurs HMI Cabang Jeneponto itu ungkapkan usai menggelar konsolidasi di salah satu Cafe ternama di Jeneponto pada Senin (12/4/2026) malam.
Menurut Alif Riadi, konsolidasi kader ini terbangun atas dasar keresahan segenap kader HMI Cabang Jeneponto yang melihat kondisi cabang yang sangat memprihatinkan.
Ia juga menilai bahwa kondisi HMI Cabang Jeneponto saat ini di bawah kepemimpinan Gunawan Ari Suhud berada dalam situasi memperihatinkan secara struktural dan kefakuman agenda-agenda yang menjadi kewajiban cabang.
"Bukan hanya persoalan fakumnya kepengurusan, tapi kami atas nama kader HMI Cabang Jeneponto juga secara tegas menolak keras aksi unjuk rasa secara sepihak yang mengatasnamakan HMI Cabang Jeneponto karena tidak melalui kajian dan konsolidasi baik di internal cabang maupun di tingkat komisariat sejajaran, " tegasnya.
Oleh karena itu, dua point di atas menjadi dasar sejumlah Kader HMI untuk mendesak PB HMI segera mengambil alih HMI Cabang Jeneponto agar roda organisasi dapat berjalan sesuai Khittah Perjuangan HMI, pungkasnya. (**)
